Ruko Pakuwon Town Square Blok AA-2/25
Surabaya, Jawa Timur Indonesia
031-591 77353
+62 818 0311 2017
info.orthodontics.9c@gmail.com

Apakah ada risiko jangka panjang dari pemasangan behel yang asal-asalan ?

Ada beberapa risiko jangka panjang yang perlu diperhatikan terkait pemasangan behel gigi, terutama jika tidak dilakukan dengan tepat atau perawatan pasca-pemasangan tidak optimal.

Meskipun behel umumnya dianggap sebagai prosedur yang aman dan efektif untuk merapikan gigi, namun ada beberapa potensi risiko yang perlu dipertimbangkan, seperti:

  • Dekalsifikasi: Proses pemasangan behel dapat menyebabkan dekalsifikasi atau hilangnya mineral pada email gigi, terutama di sekitar area perekat behel. Hal ini dapat menyebabkan bercak putih pada gigi dan meningkatkan risiko kerusakan gigi.
  • Penyakit gusi: Jika kebersihan mulut tidak terjaga dengan baik selama menggunakan behel, sisa makanan dapat terjebak di sekitar behel dan menyebabkan penumpukan plak serta bakteri. Hal ini dapat memicu peradangan gusi dan bahkan penyakit periodontal.
  • Kerusakan akar gigi: Dalam beberapa kasus, tekanan yang diberikan oleh behel pada gigi dapat menyebabkan kerusakan pada akar gigi. Namun, risiko ini sangat kecil dan biasanya terjadi pada kasus yang kompleks.
  • Gangguan sendi rahang (TMJ): Jika diagnosis dan perencanaan perawatan behel tidak tepat, dapat terjadi gangguan pada sendi temporomandibular joint (TMJ) yang menghubungkan rahang bawah dengan tulang tengkorak. Hal ini dapat menyebabkan nyeri pada rahang dan kesulitan membuka mulut.
  • Alergi terhadap bahan behel: Meskipun jarang terjadi, beberapa orang mungkin mengalami alergi terhadap bahan yang digunakan pada behel, seperti nikel atau latex.
  • Relapse: Setelah perawatan behel selesai, gigi dapat kembali ke posisi semula jika tidak menggunakan retainer secara teratur.

Baca Juga: Gigi Kamu Nyakil? Tenang, Behel Bisa Menjadi Solusinya lohhh!

Untuk meminimalisir risiko-risiko tersebut, sangat penting untuk:

  • Memilih dokter gigi spesialis ortodonti yang berpengalaman: Dokter yang kompeten akan melakukan diagnosis yang tepat dan menyusun rencana perawatan yang sesuai.
  • Menjaga kebersihan mulut dengan baik: Sikat gigi secara teratur, gunakan benang gigi, dan berkumur dengan mouthwash.
  • Rutin melakukan kontrol ke dokter gigi: Kunjungan rutin ke dokter gigi akan membantu memantau perkembangan perawatan dan mengatasi masalah yang mungkin timbul.
  • Menggunakan retainer sesuai anjuran dokter: Retainer sangat penting untuk mempertahankan hasil perawatan behel.

Penting untuk diingat bahwa setiap individu memiliki kondisi gigi yang berbeda-beda. Risiko yang mungkin terjadi juga akan bervariasi tergantung pada kompleksitas kasus dan perawatan yang diberikan. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter gigi sebelum memutuskan untuk memasang behel.

Dengan perawatan yang tepat dan mengikuti anjuran dokter, Anda dapat memaksimalkan manfaat perawatan behel dan meminimalkan risiko yang mungkin terjadi.

Baca Juga:

Mau Pasang Behel? Cek Harga Terbaru di Surabaya!

Behel untuk Semua Usia: Kapan Waktu Terbaik untuk Memulai dan Mengakhiri?

Panduan Lengkap Perawatan Gigi Tonggos untuk Anak dan Dewasa Secara Tepat dan Sangat Efisien

Recent Post Artikel

Press Release

Artikel Kami

Temukan artikel terbaik tentang kesehatan gigi di dalam tulisan kami.

Hubungi Kami

PT NANCY SINERGI GRUP

RUKO PAKUWON TOWN SQUARE BLOK AA 2/25, JL LAGUNA, KEJAWAN MUTIARA NO 11 AG, Desa/Kelurahan Kejawan Putih Tambak, Kec. Mulyorejo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Indonesia

Kode Pos : 60112

info@9corthodontics.com

Office : 031-591 77353 | 031-593 8002
+6281 8031 12017

© 9Corthodontics. All Rights Reserved. Developed By Najah Tech