Perawatan ortodontik seperti pemasangan behel (kawat gigi) sering kali menjadi pilihan untuk merapikan gigi dan memperbaiki gigitan. Meskipun behel sangat membantu dalam memberikan senyuman yang lebih indah dan kesejajaran gigi yang lebih baik, terkadang behel bisa mengalami kerusakan. Kerusakan pada behel dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan nyeri yang signifikan, serta potensi gangguan pada proses koreksi gigi yang sedang berlangsung. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui langkah-langkah darurat yang dapat dilakukan jika behel Anda rusak.
Baca Juga: 10 Panduan Perawatan Gigi yang Benar untuk Pemakai Behel
Langkah pertama adalah tetap tenang. Kepanikan hanya memperburuk keadaan. Evaluasi kondisi behel Anda dengan cermat, perhatikan detail kerusakan apa yang terjadi dan seberapa parah kondisi tersebut.
2. Hindari Makanan Tertentu
Sebagai tindakan pencegahan awal, hindari mengunyah makanan keras seperti es batu, kacang, atau permen keras yang dapat memperburuk kerusakan. Pilihlah makanan yang lembut dan mudah dikunyah untuk sementara waktu.
3. Menggunakan Lilin Ortodontik
Untuk bracket atau kawat yang lepas dan menyebabkan iritasi pada pipi atau gusi, Anda bisa menggunakan lilin ortodontik (dental wax). Ambil sedikit lilin, bentuk sesuai kebutuhan, lalu tempelkan pada bagian behel yang tajam atau menonjol untuk mengurangi ketidaknyamanan. Lilin ortodontik biasanya dapat dibeli di apotek atau toko peralatan gigi.
4. Memotong Kawat yang Panjang dengan Hati-hati
Jika kawat behel tertarik keluar dan menusuk pipi atau gusi, Anda dapat menggunakan gunting kecil atau tang kuku untuk memotong ujung kawat yang panjang. Pastikan alat yang digunakan bersih dan steril untuk mencegah infeksi.
5. Mengembalikan Bracket ke Posisi Asalnya
Jika bracket terlepas namun masih menempel pada kawat, coba kembalikan bracket tersebut ke posisi semula dengan lembut. Gunakan penjepit kecil atau cotton bud untuk membantu memposisikannya dengan hati-hati.
6. Menyimpan Bracket yang Lepas
Jika bracket Anda benar-benar lepas, pastikan untuk menyimpannya dengan aman agar bisa diperlihatkan kepada dokter gigi saat konsultasi berikutnya. Bracket tersebut dapat dipasang kembali tanpa harus membuat yang baru.
7. Hubungi Dokter Gigi Spesialis Ortho Anda
Langkah terpenting adalah menghubungi dokter gigi atau ortodontis Anda sesegera mungkin. Laporkan kerusakan yang terjadi dan aturlah janji temu untuk penanganan lebih lanjut. Jangan menunda-nunda untuk mengunjungi dokter gigi karena kerusakan pada behel bisa mengganggu proses perawatan ortodontik Anda.
8. Menggunakan Obat Pereda Nyeri
Jika kerusakan pada behel menyebabkan nyeri atau ketidaknyamanan, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen atau paracetamol sesuai dosis yang dianjurkan. Obat ini akan membantu meredakan nyeri sementara sebelum Anda mendapatkan perawatan dari dokter gigi.
Baca Juga: Braces Clarity Sekarang ada di Surabaya lohhhhh
Untuk meminimalisir kejadian serupa, ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan:
Baca Juga: Kamu lagi cari Klinik Gigi? Yukk Simak Tips Memilih Praktek Dokter Gigi
Dengan mengetahui langkah-langkah penanganan darurat dan tindakan pencegahan yang tepat, Anda dapat merasa lebih siap dan tenang jika mengalami kerusakan pada behel. Ingatlah bahwa perawatan ortodontik memerlukan kerja sama yang baik antara pasien dan dokter gigi untuk mencapai hasil terbaik.
Baca Juga:
Pasang Behel di Surabaya? Yuk simak ulasannya
Behel untuk Semua Usia: Kapan Waktu Terbaik untuk Memulai dan Mengakhiri?
PT NANCY SINERGI GRUP
RUKO PAKUWON TOWN SQUARE BLOK AA 2/25, JL LAGUNA, KEJAWAN MUTIARA NO 11 AG, Desa/Kelurahan Kejawan Putih Tambak, Kec. Mulyorejo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Indonesia
Kode Pos : 60112
info@9corthodontics.com
Office : 031-591 77353 | 031-593 8002
+6281 8031 12017