Ruko Pakuwon Town Square Blok AA-2/25
Surabaya, Jawa Timur Indonesia
031-591 77353
+62 818 0311 2017
info.orthodontics.9c@gmail.com

Teknik yang Digunakan dalam Pemasangan Gigi Tiruan Permanen PFM dan Perbedaan Pemasangan dengan Gigi Tiruan Cekat

Proses pemasangan gigi tiruan permanen PFM melibatkan beberapa teknik dan langkah, termasuk:

  1. Persiapan Gigi: Langkah awal melibatkan persiapan gigi yang akan diberi mahkota tiruan. Ini mungkin melibatkan pengurangan lapisan gigi yang akan ditutupi dengan mahkota tiruan.
  2. Pengambilan Cetakan: Dokter gigi akan mengambil cetakan gigi untuk membuat mahkota tiruan yang pas dan sesuai dengan struktur gigi pasien.
  3. Pemilihan Warna: Proses pemilihan warna gigi asli juga dilakukan untuk memastikan mahkota tiruan memiliki tampilan yang serasi dengan gigi asli.
  4. Pemasangan Mahkota Tiruan: Setelah mahkota tiruan selesai dibuat, dokter gigi akan memasangnya pada gigi yang telah dipersiapkan sebelumnya. Mahkota tiruan akan dipasang dengan menggunakan semen gigi yang kuat dan tahan lama.
  5. Penyesuaian dan Pemeriksaan: Setelah pemasangan, dokter gigi akan melakukan penyesuaian jika diperlukan dan memastikan bahwa mahkota tiruan terpasang dengan baik dan nyaman.

Proses ini melibatkan berbagai teknik seperti pengambilan cetakan, pemilihan warna, dan pemasangan yang cermat untuk memastikan mahkota tiruan PFM pas dan nyaman digunakan.

Baca Juga: Apa Saja Alat yang Digunakan Dalam Pemasangan Gigi Tiruan Permanen PFM ?

Sedangkan Perbedaan antara teknik pemasangan gigi tiruan permanen PFM dan gigi tiruan cekat meliputi:

  1. Metode Pemasangan:
  • Gigi Tiruan Permanen PFM: Pemasangan gigi tiruan permanen PFM melibatkan metode dental crown atau dental bridge Metode mahkota merupakan metode pemasangan gigi tiruan di atas gigi asli. Sedangkan metode bridge melibatkan pengurangan lapisan gigi-gigi yang akan dipakai sebagai tumpuan gigi tiruan.
  • Gigi Tiruan Cekat: Gigi tiruan cekat dapat meliputi metode implan gigi, bridge, dan crown. Proses pemasangan implan gigi membutuhkan prosedur bedah untuk menanam implan, sementara bridge melibatkan pengurangan lapisan gigi-gigi yang akan dipakai sebagai tumpuan gigi tiruan.
  1. Tahapan Pemasangan:
  • Gigi Tiruan Permanen PFM: Proses pemasangan melibatkan persiapan gigi, pengambilan cetakan, pemilihan warna, pemasangan mahkota tiruan, dan penyesuaian.
  • Gigi Tiruan Cekat: Tahapan pemasangan meliputi prosedur bedah untuk menanam implan, pengurangan lapisan gigi-gigi yang akan dipakai sebagai tumpuan gigi tiruan, dan pemasangan gigi tiruan sementara sambil menunggu gigi tiruan permanen.

Dengan demikian, perbedaan utama terletak pada metode pemasangan dan tahapan yang terlibat dalam proses pemasangan gigi tiruan permanen PFM dan gigi tiruan cekat.

Baca Juga: 

Apa Keuntungan dan Kelemahan dari Gigi Tiruan Permanen PFM ?

Gigi Tiruan Lepasan: Solusi untuk Kembalikan Senyum Kamu

Gigi Tiruan Cekat atau Permanen PFM ? Yuk Simak Ulasannya

 

Recent Post Artikel

Press Release

Artikel Kami

Temukan artikel terbaik tentang kesehatan gigi di dalam tulisan kami.

Hubungi Kami

PT NANCY SINERGI GRUP

RUKO PAKUWON TOWN SQUARE BLOK AA 2/25, JL LAGUNA, KEJAWAN MUTIARA NO 11 AG, Desa/Kelurahan Kejawan Putih Tambak, Kec. Mulyorejo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Indonesia

Kode Pos : 60112

info@9corthodontics.com

Office : 031-591 77353 | 031-593 8002
+6281 8031 12017

© 9Corthodontics. All Rights Reserved. Developed By Najah Tech