Behel atau kawat gigi merupakan alat ortodontik yang umum digunakan untuk merapikan gigi dan memperbaiki gigitan. Meskipun banyak manfaat yang terkait dengan penggunaan behel, beberapa perhatian tertuju pada dampak jangka panjang terhadap struktur rahang. Artikel ini akan menjelaskan secara mendalam efek jangka panjang pemakaian behel terhadap struktur rahang seseorang.
Sebelum membahas efek behel, penting untuk memahami struktur rahang. Rahang terbagi menjadi dua bagian utama, yakni rahang atas (maksila) dan rahang bawah (mandibula). Maksila merupakan rahang yang tetap, sedangkan mandibula merupakan rahang yang dapat bergerak. Struktur ini membentuk dasar penting dalam fungsi pengunyahan, berbicara, serta penampilan wajah.
Baca Juga: Biaya vs Manfaat: Pemasangan Jenis Behel yang Tepat untuk Kamu
1. Perubahan Posisi Gigi
Pemakaian behel yang dilakukan secara teratur dan konsisten dapat memperbaiki posisi gigi yang tidak rapi atau terjepit. Namun, ada kemungkinan bahwa perubahan ini dapat memengaruhi posisi rahang secara keseluruhan. Hal ini terutama berlaku pada kasus-kasus tertentu di mana perawatan ortodontik tidak diarahkan dengan tepat, sehingga memungkinkan perubahan posisi lebih besar dari yang diinginkan.
2. Pengaruh terhadap Pertumbuhan Rahang
Pengaruh behel terhadap pertumbuhan rahang masih menjadi topik kontroversial dalam dunia ortodonti. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemakaian behel dalam jangka waktu yang lama dapat mempengaruhi pertumbuhan rahang pada anak-anak dan remaja. Perubahan ini dapat terjadi tidak hanya pada posisi gigi, tetapi juga pada bentuk dan ukuran rahang.
3. Risiko Retensi
Salah satu efek jangka panjang yang perlu diperhatikan adalah risiko retensi, yaitu kondisi di mana gigi-gigi mulai tergeser kembali ke posisi semula setelah behel dilepas. Hal ini bisa terjadi jika retensi (perapihan ulang) gigi tidak dilakukan dengan benar setelah pemakaian behel. Retensi yang tidak memadai dapat menyebabkan perubahan struktur rahang yang tidak diinginkan.
Baca Juga: 10 Panduan Perawatan Gigi yang Benar untuk Pemakai Behel
Untuk meminimalkan risiko efek jangka panjang pemakaian behel terhadap struktur rahang seseorang, ada beberapa rekomendasi yang perlu dipertimbangkan:
- Konsultasikan secara rutin dengan dokter gigi atau ortodontis selama proses perawatan behel.
- Lakukan perawatan retensi dengan benar setelah behel dilepas untuk menjaga posisi gigi yang telah dirapikan.
- Pastikan untuk menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan baik selama menggunakan behel.
- Pilihlah dokter gigi atau ortodontis yang berpengalaman dan terpercaya untuk memastikan perawatan yang optimal.
Baca Juga: Aligner Menjadi Pilihan Efektif Untuk Merapikan Gigi Kamu
Pemakaian behel memiliki manfaat yang signifikan dalam merapikan gigi dan memperbaiki gigitan. Namun, penting untuk menyadari potensi efek jangka panjang terhadap struktur rahang. Dengan konsultasi dan perawatan yang tepat, risiko yang terkait dengan pemakaian behel dapat diminimalkan, sehingga seseorang dapat memperoleh hasil yang optimal tanpa merusak struktur rahangnya.
Baca Juga:
Yukk Jelajahi Jenis-Jenis Behel Premium di Klinik 9C Orthodontics
Memilih Klinik 9C Orthodontics Untuk Pasang Behel di Surabaya Bersama Spesialis Ortodonti
Penanganan Darurat pada Kasus Behel yang Rusak: Langkah-langkah yang Harus Dilakukan
PT NANCY SINERGI GRUP
RUKO PAKUWON TOWN SQUARE BLOK AA 2/25, JL LAGUNA, KEJAWAN MUTIARA NO 11 AG, Desa/Kelurahan Kejawan Putih Tambak, Kec. Mulyorejo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Indonesia
Kode Pos : 60112
info@9corthodontics.com
Office : 031-591 77353 | 031-593 8002
+6281 8031 12017